idea,- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Maluku Utara dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat bersama bahas APBD 2026, Rabu (5/11)

Ketua Tim TAPD Malut, Samsuddin A. Kadir, mengatakan, salah satu poin krusial yang dibahas yakni, adanya beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan alokasi anggaran minim pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Menurutnya, beberapa dinas hanya mendapatkan anggaran untuk gaji dan operasional rutin, sehingga Banggar meminta adanya penambahan alokasi anggaran untuk dinas terkait.

“Di APBD 2026 ada OPD tidak sama sekali mendapatkan anggaran, hanya gaji dan anggaran rutin OPD,” ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, kata dia, pemerintah dihadapkan pada dua kemungkinan solusi, pertama menggeser anggaran dari dinas lain dan kedua mencari peluang pendapatan baru yang memungkinkan.

“Sebenarnya semua OPD ada anggarannya cuman kecil, sehingga hanya habis untuk penganggaran rutin, sehingga perlu disesuaikan, apakah perlu dikurangi anggaran perjalanan dinas atau anggaran lainnya,”tandasnya