idea,_ Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun (FKIK-Unkhair) perkuat jejaring kolaborasi internasional melalui guest lecture dan pengabdian kepada masyarakat.

Agenda ini diselenggarakan atas kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK-UHO) bersama Management and Science University (MSU) Malaysia, di Aula Hippocrates FK-UHO, Kendari, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi kerja sama internasional antara Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah VI dan MSU Malaysia dalam penguatan tridharma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan layanan kesehatan berbasis kolaborasi interprofesi.

Sebagai mitra regional, FKIK Unkhair berkontribusi melalui keterlibatan dosen lintas disiplin dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Kesehatan Atlet Holistik: Membangun Performa Optimal melalui Sport Medicine, Kesehatan Mental, dan Penggunaan Obat dan Suplemen yang Rasional dan Aman”.

Kegiatan itu diikuti mahasiswa, dokter muda, tenaga kesehatan, atlet, dan pelatih di lingkungan UHO. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan atlet dari aspek fisik, mental, dan farmakologis.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan dokumen kerja sama implementatif (Implementation Agreement) antara FK UHO dan MSU Malaysia, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama bersama FKIK Unkhair.

Agenda tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata khas Maluku Utara.

Pada sesi pengabdian kepada masyarakat, dosen Program Studi (Prodi) Psikologi FKIK Unkhair, Teraika Sri Sulastri, S.Psi., M.Psi., Psikolog membawakan materi mengenai manajemen stres pada atlet.

Teraika menekankan pentingnya kesehatan mental dalam menjaga performa dan ketahanan psikologis atlet di tengah tuntutan akademik, latihan, dan kompetisi.

Sementara itu, dosen Prodi Farmasi FKIK Unkhair, apt. Muh Danial Fajri, S.Farm., M.Si, mengedukasi mengenai penggunaan obat dan suplemen secara rasional serta aman bagi atlet guna mencegah penyalahgunaan dan meminimalkan risiko kesehatan jangka panjang.

Narasumber dari MSU Malaysia, Mohd Hairulnizam Ibrahim, M.Sc Sport Science, B.Sc Biomedicine, memaparkan materi sport medicine dengan pendekatan pada kebutuhan fisiologis atlet, mulai dari aspek genetik, jenis latihan, hingga pola konsumsi yang disesuaikan dengan cabang olahraga.

Kehadiran akademisi internasional tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan sivitas akademika terkait praktik kesehatan berbasis kolaborasi multidisiplin bagi atlet.

Pada sesi guest lecture internasional, FKIK Unkhair juga mengirimkan perwakilan mahasiswa sebagai peserta dalam topik “The Interprofessional Approach Collaboration to Community Health Services”. Topik itu menyoroti pentingnya sinergi antarprofesi kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Wakil Dekan Bidang Akademik, dr. Nur Upik En Masrika, M. Biomed, mengatakan keterlibatan FKIK merupakan bagian dari komitmen untuk memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa.

“Kolaborasi bersama FK UHO dan MSU Malaysia diharapkan membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar dr. Nur Upik.