idea,_ Suku O’Hongana Manyawa atau Suku Tobelo Dalam, yang bermukim di Tayawi, Tidore Kepulauan mendapat bantuan 40 unit rumah dari Kementerian Sosial (Kemesos).

Pembangunan tersebut dikawal langsung oleh Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara (Malut) dan target rampung pada akhir Desember 2026.

Kepala Dinas Sosial Malut, Zen Kasim mengatakan, program Kemensos ini turut dikawal Yayasan Bambu Lingkungan Lestari.

“Ibu Gubernur memastikan bahwa pembangunan rumah itu tidak bermasalah. Kita diminta berkoordinasi dengan Yayasan Bambu dan mereka sudah datang melihat langsung di lapangan kemarin. Hari ini kita tindak lanjuti dengan rapat koordinasi lintas sektor ditambah dengan Zoom langsung dengan Kemensos dalam hal ini Pak Direktur dan PPK-nya.”ujarnya ketika disambangi ideapublik di kantor VIP Pemda di Ternate, Jumat (18/9).

Ia memastikan, pembangunan puluhan rumah ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai yang ditetapkan .”Pada prinsipnya Dinas Sosial siap melaksanakan. Mungkin mulai besok kita akan survei bahan-bahan yang akan dibutuhkan di lapangan untuk pembangunan 40 rumah. Kita siap melaksanakan karena sudah terlambat”jelasnya.

Zen menyebut total alokasi anggaran berasal dari APBN senilai Rp 2 miliar. Dengan demikian, setiap unit rumah di alokasikan Rp 50 juta.

“Kita akan menyampaikan laporan secara transparan. Jadi, untuk pembangunan rumah ada kendala, hambatan, tingkat kemajuan kita akan sampaikan baik ke media maupun ke Kementerian Sosial.”tuturnya.

Sementara untuk kesiapan lahan, kata dia, telah disiapkan Balai Kehutanan seluas 4,7 hektar. “Jadi, lahan sudah siap tinggal mobilisasi ke lokasi. Pembangunan tinggal jalan. Kita targetnya 31 Desember selesai.”pungkas