idea,_Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Ternate barengi workshop penguatan kompetensi membaca teks sastra dan teks informasi bagi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Kegiatan yang berlangsung seharian penuh di SMA Negeri 10 Kota Ternate ini merupakan bagian dari rangkaian program “Hari Belajar Guru” untuk mempersiapkan siswa kelas 12 menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

Ketua MKKS SMA Kota Ternate, Sabaria Umahuk, menjelaskan inisiatif ini lahir sebagai respons atas evaluasi Rapor Pendidikan Maluku Utara yang menunjukkan rendahnya indikator literasi dan numerasi.

Berdasarkan analisis, akar permasalahan tersebut bermuara pada kemampuan membaca teks sastra dan informasi serta kualitas pengelolaan pembelajaran di kelas.

“Kami memberikan ruang bagi guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris untuk mendapatkan penguatan dari narasumber. Harapannya, para guru dapat lebih kreatif memilih metode dan mengelola kelas guna meningkatkan kemampuan murid dalam memahami teks sastra maupun informasi,” ujar Sabariah, Sabtu, 12 September 2026.

Mengusung tema “Generasi Cerdas Literasi, Cerdas Lewat Sastra, Tajam Berpikir Lewat Informasi”, kegiatan ini menghadirkan Dr. Yanwardi Syukur sebagai narasumber utama yang diikuti oleh 104 guru mata pelajaran terkait, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, Kepala Cabang Dinas, pengawas binaan SMA, dan seluruh kepala sekolah SMA negeri maupun swasta se-Kota Ternate.

Workshop ini juga menjadi kelanjutan dari kolaborasi pekan sebelumnya bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta didukung oleh Cabang Dinas dan penerbit Erlangga.

Sabariah menambahkan, urgensi peningkatan literasi semakin tinggi mengingat pelaksanaan TKA tahun ini mengintegrasikan elemen Asesmen Nasional. Soal-soal ujian nantinya tidak hanya menguji penguasaan materi mata pelajaran, tetapi juga mengukur kompetensi literasi dan numerasi siswa secara komprehensif.

Apresiasi terhadap langkah proaktif MKKS ini turut disampaikan Kadikbud Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah.

Saat membuka acara, ia menilai fokus pelatihan pada guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sangat relevan dengan kebutuhan ujian nasional mendatang.

“Kami mengapresiasi MKKS Kota Ternate yang sudah menginisiasi forum ini dengan sangat baik. Melalui pelatihan ini, kompetensi guru diharapkan semakin terangkat sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih adaptif terhadap dinamika pendidikan saat ini,” pungkasnya.