idea,_Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun (FKIP Unkhair) perkuat jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Program Studi PGSD Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (26/8/2026).
Kerja sama ini tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi langsung diimplementasikan melalui benchmarking kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan penguatan layanan kemahasiswaan.
PKS ditandatangani Koordinator Prodi PGSD FKIP Unkhair, Risna Srinawati, S.Pd.I., M.Pd, bersama Ketua Jurusan PGSD UNM, Dr. Sayidiman, S.Pd., M.Pd.
Benchmarking itu, kedua prodi bertukar praktik baik dalam penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes), sekaligus membahas strategi menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Koordinator Prodi PGSD FKIP Unkhair, Risna Srinawati, S.Pd.I., M.Pd, mengatakan kolaborasi dengan PGSD UNM merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan guru di Unkhair.
“Melalui kolaborasi ini, Prodi PGSD Universitas Khairun semakin memperkuat daya saing dan kualitas penyelenggaraan pendidikan, sejalan dengan penguatan jejaring kerja sama antarperguruan tinggi di tingkat nasional,” ujar Risna.
PKS ini, kata Risna, menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, mulai dari pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan pengembangan institusi.
Menurut Risna, kolaborasi PGSD FKIP Unkhair dan PGSD UNM diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik nasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi pendidikan guru sekolah dasar, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan pendidikan di masa depan. (*)









Tinggalkan Balasan