idea_Asian Medical Students’ Association (AMSA) Universitas Khairun (Unkhair) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi mahasiswa kedokteran yang progresif dan berdampak nyata.

Melalui agenda unggulan Event of the Year (EOTY) 2026 yang dilaksanakan secara nasional oleh anggota AMSA dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia, AMSA-Unkhair hadir di tengah pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Ternate. Mereka menginisiasi gerakan preventif melawan anemia defisiensi besi yang kerap luput dari perhatian remaja.

Kegiatan diawali dengan senam bersama diikuti para siswa. Selain menjaga kebugaran, aktivitas ini menjadi simbol kolaborasi antara tim AMSA-Unkhair dan siswa sebelum memasuki sesi edukasi kesehatan bertajuk “Mengenali Tanda, Menyelamatkan Masa Depan.”

Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIK Unkhair, dr. Nur Upik En Masrika, M.Biomed, menjelaskan anemia pada remaja kerap tidak disadari, padahal berdampak langsung pada produktivitas dan konsentrasi belajar.

“Anemia harus dikenali sejak dini dan tidak boleh dianggap remeh. Jika sering merasa pusing, mudah lelah, atau terlihat pucat, itu bisa menjadi tanda tubuh kekurangan zat besi. Kondisi ini sangat memengaruhi konsentrasi belajar,” ujar dr. Upik, saat dikonfirmasi Senin (27/4/2026).

Tak hanya edukasi, kata dr. Upik, AMSA-Unkhair juga memeriksa kadar hemoglobin (Hb) para siswa, sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan darah.

Selain itu, mahasiswa kedokteran tersebut membagikan tablet tambah darah (TTD) secara gratis yang dikonsumsi bersama di lokasi kegiatan dan dibawa pulang sebagai upaya pencegahan berkelanjutan.

Kepala SMAN 3 Kota Ternate, Karim Narawi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyebut program ini sebagai layanan kesehatan komprehensif pertama di sekolahnya.

“Ini pertama kalinya kegiatan medis sekomprehensif dilakukan di sekolah kami. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar di Kota Ternate,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke sekolah lain kerena kesehatan pelajar menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang cerdas dan produktif.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan, dan sesi dokumentasi bersama.

Sebagai informasi, program ini menjadi langkah awal AMSA-Unkhair dalam mendorong kesadaran kesehatan remaja, khususnya dalam pencegahan anemia di Maluku Utara.*