idea,_ Setelah setelah menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Maluku Utara (Malut) Periode 2026-2031, Nasri Abubakar tancap gas melakukan konsolidasi organisasi partai dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi.
Nasru ditetapkan sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) tahun 2026, yang digelar di Hotel Bella Ternate, Seni (2/11)
Ia menegaskan, konsolidasi menjadi agenda penting untuk memperkuat struktur partai sekaligus mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, terutama Pemilihan Umum (Pemilu).
“Untuk ke depan, sudah tentu langkah pertama yang kami lakukan konsolidasi disemua tingkatan akan membentuk struktur mulai dari tingkat paling bawah sampai ke tingkat DPD,” ujarnya.
Penguatan organisasi, kata dia, menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan partai menghadapi kompetisi politik. Dengan struktur yang terbentuk secara menyeluruh, Partai Demokrat di Maluku Utara diharapkan dapat menjalankan agenda organisasi secara lebih terarah.
“Konsolidasi ini tidak hanya sebatas pembentukan kepengurusan, tetapi menjadi dasar untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam perjalanan partai.”jelasnya.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2031, Nasri dihadapkan pada agenda penataan internal dan penguatan seluruh tingkatan organisasi Partai Demokrat di Maluku Utara sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Musdalub tersebut sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Partai Demokrat di Maluku Utara, sekaligus menjadi titik awal penentuan arah konsolidasi organisasi untuk lima tahun ke depan.**



Tinggalkan Balasan