idea,- Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah melaksanakan kegiatan uji kompetensi (Ukom) bagi pejabat eselon II, Ill, dan IV.

Ukom ini diselenggarakan di SMK Negeri 1 Kota Ternate itu diikuti 185 pejabat Pemprov Malut, Rabu (8/10).

Sekda Malut, Samsudin A. Kadir, ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelaksanaan Ukom ini merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta di Pemprov.

“Manajemen talenta ini bertujuan untuk mengukur nilai seseorang dalam jabatan, yang dapat ditempatkan dalam kotak 7, 8, atau 9,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil uji kompetensi akan dimasukkan ke dalam kotak 9 yang memiliki banyak indikator, terbagi menjadi kinerja dan kompetensi. Apabila seorang pejabat mendapatkan nilai di kotak 8 atau 9, maka bisa dipromosikan ke eselon IIl atau II.

“Jika berada di bawah angka tersebut, pejabat tersebut harus terus meningkatkan kualitasnya untuk mencapai promosi.”jelasnya.

Dengan diterapkannya manajemen talenta, proses seleksi terbuka untuk promosi jabatan akan dihapus, karena semua bergantung pada nilai masing-masing pejabat.

Terdapat penilaian potensi melalui wawancara yang memberikan bobot 25 persen. Guna memberikan penilaian yang lebih komprehensif, gelar doktor juga dinilai sebesar 20 persen, ditambah nilai bagi pejabat yang menduduki posisi Plt atau Plh.

“Semua aspek akan dinilai, tetapi uji kompetensi tetap menjadi komponen utama dalam penilaian,” pungkasnya.