idea,_Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Khairun (LPPM Unkhair) membekali dosen strategi penyusunan topik riset terarah, dan berdaya saing guna mendukung kenaikan jabatan akademik menuju Lektor Kepala dan Guru Besar (GB).
Pembekalan tersebut dikemas melalui Workshop Strategi Cepat Penyusunan Topik Riset Menuju Lektor Kepala dan Guru Besar, di Aula Nuku, Lantai 4 Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Senin (19/10/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris LPPM Unkhair, Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP. Workshop kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si.
Hadir sebagai narasumber, Guru Besar Rekayasa Pertanian Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Ir. Ramadhani Eka Putra, M.Si., Ph.D, yang memaparkan strategi penyusunan topik penelitian untuk mendukung pengembangan karier akademik dosen.
Ramadhani menegaskan, penyusunan topik penelitian perlu dirancang secara strategis dengan mempertimbangkan ketertarikan akademik, persyaratan kenaikan jabatan, peluang pendanaan, serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Dosen juga perlu memahami ketentuan kenaikan jabatan akademik, mulai dari angka kredit, persyaratan khusus publikasi ilmiah, kualitas jurnal, hingga posisi penulis dalam artikel ilmiah.
Topik riset yang dirancang secara tepat diharapkan mampu menghasilkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional sekaligus memperkuat rekam jejak akademik dosen.
Salah satu strategi yang ditekankan ialah memilih topik penelitian yang memungkinkan dosen memimpin riset secara mandiri, dengan menargetkan posisi sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi dalam publikasi ilmiah.
Dosen juga didorong menyusun proposal untuk memperoleh hibah penelitian kompetitif dari luar perguruan tinggi. Strategi ini diharapkan dapat memperluas peluang pendanaan, meningkatkan produktivitas publikasi, dan memperkuat kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Selain strategi publikasi dan pendanaan, Ramadhani menyoroti potensi lokal Maluku Utara yang dapat dikembangkan sebagai keunggulan riset Unkhair.
Peluang itu mencakup pengembangan komoditas pala, cengkeh, dan kelapa; perikanan tuna dan cakalang; pengolahan hasil perikanan; pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian; pemulihan lahan pascatambang; serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.
Pengembangan bidang-bidang tersebut diharapkan memperkuat riset berbasis potensi kepulauan sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Pada sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan Research Topic Canvas, yaitu kerangka untuk menyusun topik penelitian secara sistematis. Kerangka ini mencakup identifikasi masalah, pertanyaan penelitian, unsur kebaruan, data dan metode, target publikasi, peluang pendanaan, mitra penelitian, dampak yang diharapkan, hingga risiko dan jadwal pelaksanaan riset.
Peserta juga diarahkan untuk menguji kelayakan topik berdasarkan aspek kebaruan, kemungkinan pelaksanaan, kesesuaian dengan jurnal sasaran, peluang memperoleh hibah, serta kepemilikan riset.
Melalui workshop ini, LPPM Unkhair diharapkan mampu memperkuat kapasitas dosen dalam menyusun peta jalan penelitian yang terarah, produktif, dan berkelanjutan.
Penguatan riset berbasis potensi lokal Maluku Utara diharapkan meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, memperluas kolaborasi penelitian, serta mendukung percepatan kenaikan jabatan akademik dosen menuju Lektor Kepala dan Guru Besar.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran Unkhair, menghasilkan penelitian yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*)





Tinggalkan Balasan