idea,_Pemilihan ruang bawah tanah atau basement Masjid Raya Shafful Khairaat Sofifi sebagai lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXI Tingkat Provinsi rupanya menghadirkan persoalan.

Penempatan lokasi pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Islam tersebut mendapat kritik dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Maluku Utara, Sahril Tahir.

Sahril kepada ideapublik mengatakan, kegiatan MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan membaca Kitab Suci, melainkan sarana dakwah utama, penyebaran syiar Islam, serta upaya strategis membumikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Menempatkan kegiatan sebesar ini di ruang bawah tanah justru terkesan meremehkan, bahkan tidak menghargai makna dan kemuliaan acara tersebut.

Lebih memprihatinkan lagi, media publikasi seperti baliho dan spanduk ucapan penyelenggaraan pun nyaris tidak terlihat terpampang di pusat-pusat kota. Bahkan kabrnya tidak ada pawai ta’aruf.

Politisi senior Partai Gerindra itu menilai pelaksanaan MTQ menunjukkan adanya ketidaksiapan serius dari pemerintah. Menurutnya, sejumlah persoalan yang muncul mencerminkan lemahnya perencanaan dan koordinasi, padahal anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini tidaklah sedikit.

“Jika dana tersedia namun hasilnya buruk, timbul pertanyaan ke mana pengelolaan anggaran itu dan mengapa pemerintah tidak memberikan fasilitas yang layak.”terangnya.

DPD Gerindra pun menegaskan, Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Maluku Sarbib Sehe harus bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kegiatan ini.

Di satu sisi, agenda seperti ini bukan hal baru bagi Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Berbekal pengalaman dan pemahamannya, orang nomor dua di Pemprov Malut ini diharapkan dapat mengambil langkah-langkah taktis guna memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung lebih baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Jangan hanya diam dan bersikap seolah tidak mengetahui kondisi yang sangat memprihatinkan ini. Pimpinan daerah wajib menjamin setiap kegiatan keagamaan berjalan dengan baik, terhormat, dan sesuai harapan masyarakat.”pungkasnya.