idea,_BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada Jumat (16/5) malam. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga pukul 21.45 WIT.

Peringatan dini yang dikeluarkan pada pukul 19.05 WIT itu menyebutkan, cuaca ekstrem mulai berpotensi terjadi sekitar pukul 19.45 WIT di sejumlah wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Ternate, hingga Kota Tidore Kepulauan.

Di Kabupaten Halmahera Barat, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Jailolo, Sahu, Jailolo Selatan, Ibu Selatan, dan Sahu Timur. Sementara di Halmahera Tengah mencakup Weda, Pulau Gebe, Weda Selatan, dan Patani Utara.

Kemudian di Halmahera Utara meliputi Malifut, Kao Barat, dan Kao Teluk. Sedangkan di Halmahera Selatan potensi hujan lebat terjadi di Kayoa, Gane Timur, Obi Selatan, Obi, Kayoa Selatan, Kayoa Utara, Bacan Selatan, Bacan Timur Selatan, Gane Barat Utara, dan Gane Timur Tengah.

Wilayah lain yang juga berpotensi diguyur hujan lebat yakni Mangoli Selatan dan Mangoli Utara di Kabupaten Kepulauan Sula, Wasile Selatan di Halmahera Timur, Morotai Jaya dan Morotai Utara di Pulau Morotai, serta Taliabu Barat, Taliabu Barat Laut, Taliabu Timur, dan Taliabu Timur Selatan di Pulau Taliabu.

Untuk wilayah Kota Ternate, hujan disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Pulau Ternate, Ternate Selatan, Ternate Utara, Ternate Tengah, dan Pulau Hiri. Sedangkan di Kota Tidore Kepulauan meliputi Tidore, Oba Utara, Oba Selatan, Tidore Timur, dan sekitarnya.

BMKG juga menyampaikan, kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain, di antaranya Loloda, Ibu, dan Tabaru di Halmahera Barat, Weda Utara, Weda Tengah, Patani Barat, dan Patani Timur di Halmahera Tengah, hingga Kao, Galela Barat, Galela Selatan, dan Kao Utara di Halmahera Utara.

Selain itu, potensi hujan lebat juga dapat meluas ke Pulau Makian, Bacan Timur, Bacan, Makian Barat, Mandioli Selatan, Mandioli Utara, Obi Timur, dan Obi Utara di Halmahera Selatan, serta sejumlah wilayah di Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Ternate, dan Kota Tidore Kepulauan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlangsung hingga malam hari.