idea,_ Polemik pembangunan cold storage milik PT RPN di kawasan Perumahan Low Permai, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, mulai memantik sorotan keras.
Ketua IMM Cabang Kota Ternate, Fatahillah Duwila, mendesak Pemerintah Kota Ternate mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Musli Muhammad terkait penerbitan izin proyek tersebut.
Fatahillah menilai, DLH Kota Ternate gagal menunjukkan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan. Ia mempertanyakan dasar penerbitan izin pembangunan cold storage di tengah kawasan permukiman warga yang padat penduduk.
“Ini bukan kawasan industri. Kenapa fasilitas cold storage bisa mendapatkan izin di lingkungan perumahan? DLH harus buka secara terang-benderang proses dan dasar penerbitan izinnya,” kata Fatahillah, Kamis (28/5/2026).
Menurut dia, keberadaan fasilitas penyimpanan berkapasitas besar seperti cold storage berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kenyamanan warga. Mulai dari kebisingan mesin, aktivitas kendaraan operasional, limbah, hingga potensi pencemaran lingkungan harus menjadi perhatian utama pemerintah sebelum izin diterbitkan.
Ia menyebut, jika izin tersebut dikeluarkan tanpa kajian yang matang dan tanpa melibatkan masyarakat sekitar, maka DLH Kota Ternate patut diduga lalai menjalankan fungsi pengawasan lingkungan.
“Kalau benar prosesnya tidak transparan dan aspirasi warga diabaikan, maka Kepala DLH harus bertanggung jawab. Wali Kota jangan tutup mata terhadap persoalan ini,” ujarnya.
Fatahillah juga mendesak Pemerintah Kota Ternate segera menghentikan sementara aktivitas pembangunan cold storage PT RPN karena lokasinya berada di kawasan permukiman warga, bahkan tepat di area perumahan. Menurutnya, pemerintah tidak boleh sembarangan memberikan ruang bagi aktivitas industri di lingkungan hunian masyarakat tanpa mempertimbangkan dampak sosial maupun lingkungan.
“Ini kawasan perumahan, bukan kawasan industri. Pemerintah harus peka terhadap keresahan warga,” tegasnya.
Desakan itu muncul di tengah kekhawatiran warga sekitar terhadap dampak keberadaan cold storage di kawasan hunian. Sejumlah warga, kata dia, mulai mempertanyakan alasan pemerintah mengizinkan aktivitas industri berada dekat dengan pemukiman masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH Kota Ternate maupun manajemen PT RPN belum memberikan keterangan resmi terkait polemik izin pembangunan cold storage.







Tinggalkan Balasan