idea,_ Sikap acuh pihak cold storage di lingkungan Perumahan Low Permai, Kelurahan Ngade, kini menuai ancaman serius dari warga dan DPRD Kota Ternate.
Persoalan ini bermula dari tuntutan warga yang meminta gedung pendingin milik PT RPN segera dipindahkan karena dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Warga mengeluhkan getaran mesin, kebisingan, hingga hawa panas yang ditimbulkan dari aktivitas cold storage.
Menanggapi keluhan itu, anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi Ibrahim turun langsung meninjau aktivitas cold storage di lokasi.
Saat ditemui di area cold storage, Nurjaya menegaskan kalau usaha industri semacam itu seharusnya memiliki jarak minimal 5 hingga 10 meter dari permukiman warga. Namun fakta di lapangan, bangunan cold storage justru berdempetan dengan rumah warga.
Ia pun mempertanyakan dasar penerbitan dokumen lingkungan berupa SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup) oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate.
“Usaha seperti ini seharusnya memiliki jarak minimal 5-10 meter dari rumah warga. Kalau sedekat ini, menurut saya tidak layak beroperasi dan harus ditutup. Walaupun lahan kosong, tetap saja bangunannya berdempetan dengan rumah warga. Saya tidak tahu dasar apa sehingga DLH bisa mengeluarkan izin tata ruangnya,” tegasnya, Minggu 24 Mei 2026.
Politisi Partai Gerindra itu juga meminta PT RPN lebih mengutamakan kenyamanan warga apabila tetap ingin menjalankan aktivitas usahanya di kawasan tersebut.
“Ini wilayah permukiman, bukan kawasan industri. Pasang semua atap dan gunakan peredam suara. Kalau masih tetap bising, saya akan rekomendasikan untuk ditutup. Jangan masyarakat dirugikan sementara perusahaan mencari keuntungan. Sampai ke pimpinan perusahaan, harus buat masyarakat merasa nyaman,”pintanya.
Di tempat yang sama, pihak PT RPN melalui bagian marketing, Riat ketika dikonfirmasi soal kunjungan Dinas DLH ke lokasi cold storage baru-baru ini membenarkannya. Hanya saja, kedatangan Dinas DLH tidak memberikan ketegasan apapun terkait apa yang dikeluhkan warga.
“Kalau dari ketegasan DLH sih tidak. Karena posisi kita punya SOP yang di cold storage (cs). Dengan informasi ini, kepala cabang kami berpesan dalam waktu dekat akan berdialog dengan masyarakat.”jelasnya.







Tinggalkan Balasan