Idea,_ Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Repoblik Indonesia (DPR RI) Dapil Maluku Utara, Izzudin Al-Qassam Kasuba, memberikan dorongan penuh peningkatan Sumberdaya Manusia (SDM) bagi pemandu wisata di Provinsi Maluku Utara.
Hal ini dilakukan mengingat Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI adalah mitra kerja Komisi VII DPR RI.
“Kita tetap bersuara kepada mitra kita yaitu Kemenpar RI, dan alhamdulillah beberapa program bimbingan teknis dalam rangka pembangunan SDM di maluku utara terus berjalan, bahkan beberapa kali dilaksanakan di Halsel dan Kota Ternate. Jadi ke depannya kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di Kabupaten/kota yang lain,”ujar Izzuddin ketika ditemui di sela sela perayaan HUT Halsel, (9/6)
Selain itu, ia juga menyoroti aspek keselamatan wisata di Maluku Utara. Pasalnya, beberapa bulan lalu terjadi insiden erupsi Gunung Dukono yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
“Beberapa waktu lalu kita dilanda musibah meletusnya Gunung Dukono di Halut, bahkan ada korban jiwa. Ini merupakan salah satu dampak karena SDM pemandu wisata di Maluku Utara masih minim. Jadi pada saat RDP saya sudah suarakan ke kementrian, sehingga akan dilakukan bimbingan teknis kepada pemandu wisata di maluku utara,”katanya.
Meski begitu, Izzudin mengaku pemandu wisata di Maluku Utara sudah cukup mumpuni, hanya saja belum tersertifikasi dengan baik. Olehnya itu, selaku wakil rakyat di pusat, dirinya berkomitmen terus menyuarakan di Kemenpar RI.
“Saya juga menyuarakan agar ada program kuliah politeknik pariwisata (poltekpar) dibuka juga di Maluku Utara karena di daerah kita belum ad. Ini sementara dikomunikasikan antara Kemenpar dan Kemendiknas, Insa Allah poltekpar bisa ada di Maluku Utara , sehingga lebih mempermudah pengembangan SDM sektor pariwisata,”pungkasnya.






Tinggalkan Balasan