idea,- Upaya memperkuat dan mengembangkan kompetensi serta profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di era digital, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara telah mengembangkan Learning Management System (LMS).

Langkah ini, bagian dari inovasi dalam penyelenggaraan pelatihan berbasis teknologi informasi.

Kepala BPSDM Provinsi Maluku Utara, Drs. Idrus Assagaf, mengatakan bahwa LMS merupakan langkah transformasi digital pelatihan berbasis digital bagi ASN di Maluku Utara.

Pengembangan LMS, juga salah komitmen BPSDM untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang efisien, fleksibel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, pemenuhan hak ASN untuk memperoleh pengembangan kompetensi sekurang-kurangnya 20 jam pelatihan (JP) per tahun, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara.

“Melalui LMS, kami ingin memastikan proses pelatihan ASN tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat diakses secara daring, kapan pun dan di mana pun. Dengan begitu, ASN dapat terus belajar dan memenuhi hak pengembangan kompetensinya secara berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (13/11).

Ia menjelaskan, melalui LMS pihaknya ingin memastikan proses pelatihan ASN tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat diakses secara daring, kapan pun dan di mana pun.

LMS BPSDM Maluku Utara, kata dia,  dirancang untuk menjadi platform pembelajaran terpadu yang mencakup manajemen materi pelatihan, penugasan, forum diskusi, serta evaluasi berbasis digital.

Sistem ini juga memungkinkan pelacakan progres belajar peserta dan penyajian data capaian pelatihan secara real time.

Menurut mantan Kepala BKD Malut ini, kebijakan tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang difokuskan pada pengembangan ASN yang menekankan pentingnya digitalisasi pembelajaran dan penerapan smart governance.

Dengan adanya LMS, BPSDM berharap dapat meningkatkan kualitas layanan pelatihan, memperluas akses pembelajaran, dan membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan ASN Provinsi Maluku Utara. Pada LMS BPSDM sendiri dapat ditemui berbagai macam jenis pelatihan, mulai dari Pelatihan Teknis hingga Manajerial seperti Latsar CPNS dan PKA.

“Kami ingin menjadikan LMS ini sebagai wajah baru BPSDM yang lebih modern, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan ASN masa kini,”pungkasnya.