idea,_Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan DPRD Kota Ternate kelihatannya melindungi aktivitas cold storage yang berada di tengah kawasan permukiman Perumahan Louw Permai.
Dugaan tersebut mencuat ke publik ketika tim pengawas DLH dan DPRD turun langsung untuk mengecek dan memantau aktivitas bangunan yang digunakan sebagai ruang pendingin di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan.
Salah satu sumber internal DLH Kota Ternate saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya memang turun langsung untuk melihat cara kerja mesin pendingin milik pengusaha asal Cina yang disebut-sebut meresahkan warga setempat, Senin 20 April 2026.
“Iya, kemarin tim pengawasan turun. Nanti dikonfirmasi saja ke kepala bidang (Kabid),” ujarnya, Selasa (21/4).
Saat ditanya apakah tim menemukan persoalan atau kejanggalan pada bangunan maupun cold storage tersebut, ia menyatakan fasilitas itu belum sepenuhnya dioperasikan. Bahkan tak ada keluhan warga seperti yang diberitakan media.
“Mesinnya belum beroperasi. Mereka juga menyampaikan nanti akan dibuat pagar. Kami tidak mendengar hal-hal yang dikeluhkan warga itu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan DLH Kota Ternate, Budi Utomo, belum memberikan tanggapan resmi setelah ideapublik berupaya melakukan konfirmasi.
Pernyataan serupa juga disampaikan anggota DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif pasca melakukan peninjauan. Menurut Politisi NasDem ini, bangunan fisik tersebut belum difungsikan.“Belum beroperasi. sementara bangun pagar dan atap cold storage-nya.”tandasnya**
Sebelumnya, kehadiran cold storage (ruang pendingin) berbentuk kontainer di tengah kawasan permukiman Perumahan Louw Permai, RT 005/RW 003, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, menuai protes keras warga.
Fasilitas milik salah satu pengusaha ayam asal China, itu dinilai melanggar batas kewajaran karena beroperasi di lingkungan hunian dan memicu gangguan serius bagi warga sekitar.
Bukan sekadar bising aktivitas usaha, warga kini harus menghadapi hawa panas yang dipancarkan dari mesin pendingin kontainer yang disebut terasa hingga ke dalam rumah. Kondisi ini memperburuk kenyamanan tinggal, terutama pada siang hari saat suhu meningkat.














Tinggalkan Balasan